Kamis 23 2013

MANAJEMEN AKUNTANSI RUMAH SAKIT


Arti manajemen akuntansi rumah sakit menjadi jelas apabila kita mengerti apa yang dimaksud dengan masing-masing kata yang tersimpul dalam judul tersebut .
Manajemen arti sederhana adalah “pengelolaan” atau “pengurusan”. Arti lain adalah: Menyelesaikan sesuatu pekerjaan melalui orang lain “To get things done through other people” .
Sedang Akuntansi berarti luas, dapat dilihat dari definisi yang berbunyi sbb: Akuntansi adalah keseluruhan pengetahuan dan fungsi yang ber hubungan dengan penciptaan, pengesahan, pencatatan, pengelompokan, pengolahan, penyimpulan, penganalisaan penafsiran dan penyajian informasi yang dapat dipercaya dan penting artinya, secara sistematis. mengenai transaksi-transaksi yang sedikit-sedikitnya bersifat finansial, dan yang diperlukan untuk pimpinan dan operasi sesuatu badan dan untuk laporan-laporan yang harus diajukan mengenai hal tadi guna memenuhi pertanggung jawaban yang bersifat keuangan atau lainnya. (Menurut Paul Grady).
Sedangkan Rumah sakit adalah suatu Institusi tempat dimana di lakukan kegiatan penentuan penyakit (diagnosa), kegiatan penyembuhan (terapi) dan Kegiatan lain yang ada hubungannya dengan pengembalian fungsi seseorang menjadi sehat.
Dari ketiga kata yang dirangkum tadi jelaslah bahwa yang menjadi lingkup pembahasan menjadi sangatlah luasnya. Adalah ini membatasi diri pada hal-hal yang dianggap sangat penting diketahui dan perlu mendapat perhatian dan diperlukan oleh pengelola Rumah sakit. Dalam masalah ini sangat ditonjolkan hal yang ada hubungannya dengan perhitungan maupun penyusunan komponen penlindung terhadap tarif Rumah sakit.
PEMBAHASAN.
Dalam pembahasan tentang hal–hal yang ada hubungannya dengan pebiayaan, penyusunan tarif maupun hal–hal yang lain yang ada hubungannya denga keuangan, perhatian kita perlu ditunjukan kepada situasi dan kondisi rumah sakit yang kita kelola. Dalam mempersiapkan anggran untuk sebuah rumah sakit, kita tidak dapat mengabaikan banyak hal yang turut menjadi komponen pendukung, maupun komponen tidak mendukung terharap kegitan rumahsakit tersebut.
Rumahsakit adalah sebuah unit kerja yang dekat sekali sifatnya dengan sebuah hotel. Dapat dikatakan rumahsakit adalah “hotel plus”. Dalam manajemennyapun bayak timbul masalh yang erat kaitannya dengan manajemen perhotelan. Hanya di rumah sakit masalah lain yang lebih besar adalah adanya pelayanan medik atau pelayanan kedokteran yang sifatnya terintegrasi dengan pelayanan hotel tadi. Jadi rumah sakit selain diperlukan profesionalisme manajem perhotelan, masih diperlukan lagi profesionalisme dibidang kedokteran dan perawatan medik.
Permasalahan menjadi kompleks karena bidangnya sangat luas dan macamnya sangat beragam. Dalam upaya menyelesaikan masalah manajemen akuntansi rumah sakit, haruslah kita ketahui dahulu dengan pasti apa saja yang dapat menjadi masalah dalam manajemen keuangan dan penyajian informasi yang diperlukan sebagai pertanggung jawaban manajer dalam mengelola rumahsakitnya.
 Hal-hal yang turut dalam komponen–komponen dari akuntansi rumahsakit sebaliknya kita inventarisir dahulu sebelum kita dapat menyajikannya dalam bentuk laporan nantinya.
 MASUKAN UNTUK SISTEM AKUNTANSI RUMAH SAKIT
A. Berbagai Komponen dari Akuntansi Rumah sakit, adalah :
1. Langsung, seperti: Biaya perwatan, biaya diagnostik, biaya terapi dan biaya–biaya lainnya.
2. Tak langsung, seperti: Biaya pelayanan, biaya diagnostik, biaya kebersihan, pemeliharaan dll.
Biaya langsung maupun tak langsung ini haruslah dapat dihitung untuk dibebankan kepada setiap pasien yang dirawat. Termasuk pula dalam perhitungan seperti gaji pegawai, medis dan non medis, administrasi dll.
B. masukan untuk Sistem Akuntansi di rumah Sakit
1. Informasi tentang sumber keuangan pasien yang dirawat ( hal ini perlu untuk mengetahui apakah pasien membayar sendiri atau ada pihak ketiga yang menanggung segala pembiayaan perawatannya. Apakah ada Asuransi Kesehatan = Health Insurance, atau ada proteksi kesehatan lain, dibayar oleh perusahaan tempat bekrja ataupun oleh asuransi dari perusahaan lain yang bergerak dibidang proteksi kesehatan).
2. Pendapatan (income) dari pelayanan yang diberikan kepada pasien
3. Pengeluaran karena biaya pengobatan dan kegiatan lain
4. Data statistik tentang frekuensi berobatnya.
B.1. Informasi tentang pasien maupun kekuatan keuangannya. (Pada waktu ini dinegeri kita hal ini belum dilakukan)
a. Harus jelas status pasien yang mau diberi pelajaran
b. Siapa keluarganya, harus diberitahukan
c. Tempat tinggal harus jelas (perlu KTP/ Identitas)
d. Bagaimana diinginkan cara pembayaran, apakah dengan persekot atau tidak, atau dibayar oleh pihak ketiga perusahaan, asuransi atau orang lain.
B.2. Pemasukan / Pendapatan
1. Langsung: Seperti kamar, perawatan, pengobatan, makan, laundry, housekeeping dll. Juga pemeriksaan – pemeriksaan oleh perintah dokter, seperti X-ray, CT-Scan, USG, EKG, LAb dll.
Yang lain lagi, sepserti: Prosedur pengobtan khusus, Kamar Bedah, Fisioterapi, Obat- obatan, Alat–alat yang dipakai habis mungkin juga dari UGD, biaya inap dll.
2. Tak Langsung, antara lain: semua biaya tak langsung yang dibebankan kepada pasien (air, listerik, gas, AC, dll).
B.3. Biaya yang perlu ada karena pengobatan dan lain–lain yang berhubugnan daengan datangnya pasien kerumah sakit.
B.4. Data statistik tentang frekuensi datangnya pasien kerumahsakit (berapa kali setahun/sebulan dll).

C. Pengeluaran
Karyawan ( gaji, honor, bonus kalu ada, dll)
Alat – alat dengan depresiasinya
Gedung dengan depresiasinya
Barang habis pakai ( alat suntuk, bola lampu, dll)
Sewa, segala bentuk (kontrak kerja, leasing, sewa dll)
AKUNTANSI DANA
Dalam akuntansi rumahsakit, sekurang – kurangnya ada 4 macam dana yang perlu diperhatikan, yaitu :
1. Dana Operasional
2. Dana untuk bangunan (gedung, lab, gusang dll)
3. Dana untuk keperluan khusus
4. Dana bantuan (dari donor, kalau ada)
1. Dana Operasional.
Semua kegiatan sehari–hari yang memerlukan dana termasuk dana operasional. Disebut juga: “general Fund”.
Apabila ada dana yang tak dapat dimasukan dalam kategori dana–dana 2, 3, dan 4, maka dana tersebut diklasifikasikan sebagai dana umum, atau dana operasional. Pendapatan rumahsakit yang berasal dari pasien, baik yang dibayar langsung oleh pasien, atau oleh pihak ketiga (asuransi) atau perusahaan tempatnya bekerja , dana dari cafetaria dll, semua dimasukan dalam kategori dana operasional. Demikian pula pengeluaran–pengeluaran umpamanya sewa, biaya alat atau barang keperluan pasien, semua dimasukan kedalam dana operasional.
2. Dana Pembangunan ( Plant Fund)
Tidak saja dana untuk gedung, gudang dll yang dimasukkan kedalam kategori Plant Fund ini, tetapi juga tanah peralatan yang memerlukan biaya besar, masuk plant fund. Dalam plant fund tidak saja pengeluaran uang yang bisa terjadi, namun pemasukan juga dapat terjadi, umpanya pada pembelian/ penjualan/pertukaran tanah, bangunan dan peralatan yang mahal. Untuk mengetahui hal itu diperlukan analisa data statistik yang ada.
3. Dana untuk kegunaan khusus (Specific Purpose Fund)
Umpamanya dana yang berasal dari bantuan, donor, grant jadwal, sehingga sangat terbatas waktunya, dan spesifik penggunaannya. Dana ini harus masuk juga dalam sistem akuntansi rumah sakit dengan pencatatan khusus. Karena sifatnya yang sangat khusus, untuk mengevalusainya lebih mudah, karena kegunaan dan pemakainanya sudah tertentu dan khusus.
4. Dana Bantuan atau Endowment Fund
Adalah dana pemberian dari donor. Dana ini bersal dari donor yang investasi sifatnya. Dana ini pemakaiannya tertentu. Hasil investasi, dapat dikembangkan untuk keperluan operasional.

Dalam akuntansi dan sekurang–kurangnya adalimahal lain yang perlu pula mendapat perhatian khussu kita, yaitu :
1. Uang Pemasukan ( Revenue)
Semua uang pemasukan akibat biaya yang dibebankan atas pelayanan yang kita berikan kepada pasien, termasuk kedalam kategori uang pemasukan atau revenue.
Pencatatan tentang hal ini sangat penting agar dapat dibandingkan nantinya terhadap biaya–biaya yang diperlukan dalam pemberian pelayanan kepada pasien tersebut (apakah untung atu rugi).
 2. Uang pengeluaran (expense)
Gaji pegawai, bahan–bahan, biaya-biaya lain. Semua pembiayaan dalam pelaksanaan termasuk pengeluaran
3. Aset.
Semua barang yang dipunyai dan dipergunakan oleh rumah sakit yang ada nilai uangnya, dikatakan aset. Investasi jangka panjang, maupun uang pendapatan harian dikatakan adalah aset rumah sakit. Gedung, peralatan dan uang pendapatan harian dimasukan kedalam kategori aset rumah sakit.
 4. Jaminan
Hipotik, utang yang belum lunas, maupun barang, alat yang sedang digunakan tetapi belum dilunasi, dikatakan jaminan. Karena pada waktu sedang dipakai tetapi belum sepenuhnya milik rumah sakit, karena masih belum lunas.
5. Modal.
Semua aset yang tidak terutang disebutkan modal RS.

Input (masukan) pada Pencatatan/ Pelaporan (Data Stastistik)
Ada3 macam input penting yang perlu kita ketahui.
1. Input Revenue ( Pemasukan)
Banyak sekali input reveneu yang dapat kita catat.
Antara lain: Kamar, penginapan perawatan, makan cuci (laundry), housekeeping, pemeliharaan. Lab, X-ray, dan semua hal yang diperlukan atas permintaan dokter (lihat III B.2)
2. Input Expense (Pengeluaran)
Contoh untuk input expense ini rumah sakit agaknya merupakan salah satu seni manajemn yang selalu dilakukan para manajer. Umpamanya telah masuk barang pesanan berupa 10 koli berupa obata obatan. Kesepuluh kali ini harganya adalah: 10 juta rupiah.
Namun barang ini belum dibayar kepada rekanan. Dia dimasukan sebagai inventaris di Bagian Farmasi ataupun di Apotik. Brang ini pun masih belum digunakan.
Kemana nilai 10 juta rupiah akan dicatatkan?
sebagai inventaris obat – obatan di bag. Farmasi, ini merupakan aset rumah sakit dibagian farmasi ( inventaris), namun tercatat pula sebagi hutang yang akan dibayar atau dikatakan masuk kedalam catatan “jaminan”.
sepuluh juta rupiah akan berupakan debet dibaian farmasi, karena beruapa aset, sedang dibagian lain, menjadi kredit atau masuk kedalam “pengeluaran yang akan dibayar”.
Walupun sepuluh koli bernilai 10 juta rupiah itu adalah ada nilai uangnya, namun ia belum mempengaruhi pengeluaran(expence account) karena belum ada pembayaran.
Dalam perjalanan waktu, kalu sebagian obat tersebut mulai dipakai, diakanmengurangi inventaris bagian farmasi, namun mendatangkan pendaptan bagi mereka berupa uang pembayaran untuk obat tersebut.
Dan dengan pemakaian obat tersebut, nantinya akan ada pengeluaran (expense) untuk membayar obat tersebut.
3. Input transaksi tunai.
Seorang pasien yang mendapat perwatan poliklinik umpamanya membayar Rp. 5.000,- ; sedang pelayanan yang diberikan kepadanya berniali Rp. 8.000,- . Untuk hal seperti ini, tetap dicatat bahwa rumah sakit sudah memberikan layanan senilai Rp. 8.000,-
Dalam laporan atas nama pasien ini, tetap dicatat bahwa expense rumah sakit Rp.8.000 dan lain catatan ada revenue sebesar Rp. 5.000 yang diterima dari pasien tersebut.
AREA PELAYANAN PASIEN
1. Penyakit Dalam dan Bedah
2. Penyakit Anak
3. ICu dan ICCU
4. Obstetri ( kebidanan)
5. Perawatan
6. Fasilitas Perawatan Ahli (Bedah, Anak, Kanker dll)
7. Rawat Jalan (Rujukan)
8. UGD ( Unit Gawat Darurat)
Dan banyak bagian lain yang dapt ditambahkan, sesuai dengan kelas RS maupun kemampuan yang dipunya. Untuk RS khussus, area pelayanan pasien tentulah khusus pula sifatnya.
Kemampuan RS selain tergantung pada fasilitas medis juga sangat tergantung pada ketenagaan yang ada
Dalam manajemen akuntansi rumah sakit perlu diperhatikan banyak hal. Selain situasi dan kondisi rumah sakit yang dikelola, perlu ditinjau berbagai hal sesuai dengan apa yang dimaksud dalam definisi akuntansi, yaitu :
Keseluruhan pengetahuan dan fungsi yang berhubungan dengan penciptaan, pengesahan, pencatatan, pengelompokan, pengolahan, penyimpulan, penganalisaan, penafsiran dan penyajian informasi yang dapat dipercayadan penting artinya, secara istematik mengenai transaksi- transaksi yang sedikit-sedikitnya bersifat finansial, dan yg diperlukan untuk laporan – laporan yang harus diajukan mengenai hal tadi guna memenuhi pertanggung jawaban yang bersifat keuangan dan lainnya.
Sangat tepatlah kiranya kita memperhatikan dengan seksama apa – apa yang telah diuraikan diatas tadi semua yang ada hubungannya dengan kebijaksanaan manajemen, terhadap terjadinya transaksi – transaksi yang semuanya tentulah minta dukungan dana.Dengan perkataan lain kesemua kegiatan di RS nyatanya ada efek keuangannya, apaki itu merupakan cost (biaya) tapi dapat pula merupakan reveneu (pemasukan). Transaksi dapat pula berupa kredit, atau tunai, yang akibatnya untuk suatu bagian merupakan income berupa barang atau inventarisnya

Senin 13 2013

Menangani Error pada XAMPP


Menangani error pada XAMPP “port 80 or 443 (SSL) already use! Installing Apache 2.2 service failed!”
Pasti anda pernah mengalami error pada xampp dan muncul pesan ini “port 80 or 443 (SSL) already use! Installing Apache 2.2 service failed!”
Anda panik? Jangan! Pasti awalnya anda bingung kenapa apache 2.2 nya tidak bisa running, dan port 80 or 443 (SSL)-nya telah digunakan.
Hal tersebut mungkin terjadi jika anda sudah meng-install sql terlebih dahulu, sehingga port tersebut sudah dijadikan localhost pada report SqlServer.
(pengalaman pribadi jadi gak tau kalo diisi program lain :D)
Berikut adalah tahapan-tahapan agar Apache 2.2 anda dapat running seperti biasa:
Ada dua cara yaitu dengan merubah Port pada Sql dari 80 menjadi 8080 atau merubah Port pada Apache 2.2 dari 80 menjadi 8080.
Cara 1 (merubah Port pada Sql dari 80 menjadi 8080) :
1.    Matikan setting pada skype (jika install), dengan tahapan: buka skype >> tools >> connection setting >> uncheck “use port 80 or 443 as alternatives for incoming connections”.


2.    Open “Reporting Services Configuration Manager” >> pilih Web service URL kemudian rubah TCP Port dari 80 menjadi 8080 / bebas sesuai yang dikehendaki. (kenapa 8080? karena biasanya port ini untuk port alternatif) >> apply. Rubah juga TCP Port pada Report Manager URL dengan cara pilih advanced >> edit >> rubah TCP Port dari 80 menjadi 8080 >> ok lalu apply.

3.    Jalankan Xampp kemudian start aphace nya.. seharusnya udah bisa di running. Jika belum bisa refresh kemudian coba uncheck apachenya kemudian checklist lagi lalu start kembali…
Cara 2 (merubah Port pada Apache 2.2 dari 80 menjadi 8080) *dari Google* :
1.    Install notepad++ (kalo belom punya..)
2.    Cari file C:\xampp\apache\conf\httpd.conf (buka dengan notepad++)
3.    Cari di file tersebut (Ctrl+F) tulisan Listen 80, ganti jadi Listen 8080
4.    Cari juga (Ctrl+F) tulisan ServerName localhost:80, ganti jadi ServerName localhost:8080
5.    Save (ctrl+s)
6.    Selanjutnya cari file C:\xampp\apache\conf\extra\httpd-ssl.conf (buka dengan notepad++)
7.    Lalu cari (Ctrl+F) Listen 443, ganti jadi Listen 4499
8.    Cari lagi tulisan (Ctrl+F) , ganti jadi
9.    cari tulisan (Ctrl+F) ServerName localhost:443, ganti jadi ServerName localhost:4499
10.    Save (ctrl+s)
11.    Jalankan Xampp kemudian start aphace nya.. seharusnya udah bisa di running. Jika belum bisa refresh kemudian coba uncheck apachenya kemudian checklist lagi lalu start kembali..
12.    lalu untuk akses localhost lewat browser jangan lupa di tambahkan port yang di ubah,
contoh, localhost:8080
tapi saran saya lebih baik menggunakan cara 1, karena saat mengakses localhost tidak perlu menambahkan port 8080 seperti “localhost:8080/xampp”. Cara 2 hanya sebagai alternatif (tidak disarankan kecuali bener2x gabisa diakses). Menurut saya hal itu terlalu rumit setiap mengakses localhost…

Sabtu 27 2013

Cara Membuat BlackBerry Louncher Untuk Web/Blog Anda

Bagi anda yang penasaran bagai mana sih membuat aplikasi terutama louncher BlackBerry? Untuk mempromosikan suatu produck ataupun promosi web/blog terkadang metode ini cukup berhasil tak heran situs situs besar mereka mempunyai app louncher for blackberry seperti Toko Bagus, tabloid pulsa.Detik.com dll.

Ternyata tidak terlalu sulit untuk membuat aplikasi launcher BlackBerry, yang kita butuhkan antara
lain :

*BlackBerry JDE ( Gunakan yang versi
4.7, agar aplikasinya nanti juga bisa
jalan di blackberry versi lama )
Java JDK

*BlackBerry Developer Signing Keys
( Daftar, Gratis )

*Software buat editing gambar ( Nanti gunanya untuk membuat icon launcher, icon dengan fomat .png untuk jadi icon di launcher dengan ukuran 36x36 )

Sebenarnya ini tidak hanya untuk membuat Aplikasi
Launcher saja, bisa juga digunakan untuk
membuat aplikasi lainya. Tetapi disini kita
sekarang membahas cara membuat Launcher
sebuah Website untuk BlackBerry.

Bagaimana caranya? simak berikut ini...

1.Pertama, Download Blackberry Java
Development Environment melalui
PC anda, carilah versi 4.7 agar aplikasi
launcher bisa dogunakan untuk BB
model lama. 

2.Instal software tersebut
pada PC anda.

3.Download Java JKD terbaru
lalu instal software tersebut.

4.Buka aplikasi Blackberry JDE
(Java Development Environment) yang
sudah di instal, kemudian klik menu
FILE -> NEW -> Workspace,
kemudian beri nama workspace anda
sesuai keinginan anda.

5.Kemudian klik menu FILE -> NEW -> Project,
beri nama project, lalu klik kanan pada project
anda tadi, pilih Create new file, beri nama filenya.

Kalo udah ada persaratan di atas tinggal gunakan
java code syntax ini untuk membuat launcher :
import
net.rim.blackberry.api.browser.Browser;
import net.rim.blackberry.api.browser.
BrowserSession;
import net.rim.device.api.ui.UiApplication;
/**
*
*/
class WebLink extends UiApplication{
public static void main(String[] args){
WebLink instance = new WebLink();
instance.enterEventDispatcher();
}
public WebLink() {
BrowserSession site =
Browser.getDefaultSession();
site.displayPage("http://
www.yourURLhere.com")
 ;
System.exit(0);
}
}
Tinggal ganti tulisan yang diblock 
tersebut dengan alamar website URL kamu.

6. Buatlah icon untuk aplikasi
di BalckBerry nanti, icon berupa file
PNG. 

Jika sudah dibuat kembali ke BB
JDE tadi lalu klik kanan pada project
trus pilih Add File to Project, lalu pilih
file PNG tadi lalu properties, nanti di
sana ada pilihan Use As Application
Icon. Selesai

7. pada Blackberry JDE, klik
menu Build, maka program yang sudah
kita tulis tadi akan di kompile dan jika
tidak ada masalah ( error ), maka kita
akan mendapatkan sebuah file baru
hasil kompile dengan nama
xxxxxxx.cod ( sesuai dengan nama
project ).

Setelah kita mendapatkan
cod files, kita bisa meng-ngetes
aplikasi kita dengan menggunakan
BlackBerry SmartPhone Simulator
( silahkan download terlebih dahulu ).

8.Jika semua sudah selesai, langkah yang terakhir
adalah meminta signature dari blackberry.

Caranya, pada program BlackBerry JDE, Klik
BUILD, pada menu paling bawah ada menu
‘ Request Signatures‘. pada saat proses ini, anda
akan diminta memasukkan kode yang dikirim ke
email anda. 

Selesei sudah ,bagaimana membuat
launcher blackberry.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

*/ http://berryzona.blogspot.com/2012/06/cara-membuat-blackberry-louncher-untuk.html

MATRIKS PROFIL PERSAINGAN (CPM - COMPETITIVE PROFILE MATRIX)



Peringkat : 1. Sangat baik, 2. Kurang, 3. Sedang, 4. Baik, 5. Sangat baik

Kesimpulan saya : operating sistem pada smartphone yang ada sekarang ini memiliki urutan peringkat
1. Android               425
2. Iphone                 300
3. Blackberry           250
4. Windows Phone   275



Jumat 26 2013

Cara Menangani “Consider Replacing Your Battery” Pada Windows 7


Bagi Anda pengguna laptop dengan sistem operasi Windows 7, cepat atau lambat Anda pasti akan mendapatkan notifikasi “consider replacing your battery” disertai dengan munculnya tanda silang merah di ikon baterai yang ada di system tray. Notifikasi yang muncul ketika Windows 7 “menganggap” baterai laptop Anda sudah saatnya diganti.
Perlu diketahui bahwa notifikasi ini muncul ketika Windows 7 mendeteksi bahwa kapasitas baterai laptop Anda sudah kurang dari 40% kapasitas seharusnya, dan karenanya sudah selayaknya diganti. Namun demikian, sudah banyak laporan dari pengguna Windows 7 di berbagai pelosok dunia yang menyatakan bahwa kadangkala Windows 7 salah dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop. Bahkan pernah ada seorang pengguna yang sudah mengganti baterai laptopnya dengan yang baru namun masih tetap mendapatkan notifikasi ini.
Terlepas dari akurat tidaknya Windows 7 dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop, rasanya kita sepakat bahwa baterai laptop adalah barang yang mahal. Jadi selama masih bisa digunakan dengan baik (walaupun sudah kurang dari 40% kapasitas ideal), tidak perlu diganti.
Apabila Anda mengalami masalah “consider replacing your battery” seperti di atas, Anda tidak perlu panik ataupun buru-buru merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli baterai laptop baru. Ada suatu cara sederhana untuk menghilangkan notifikasi yang mengganggu tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
· Charge baterai anda sampai full (99% – 100%), setelah itu matikan laptop Anda. Sampai tahap ini jangan dulu cabut charger-nya.
· Hidupkan laptop Anda lalu tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Advanced Boot Options. Pilih Safe Mode.
· Setelah sudah masuk ke dalam Windows Safe Mode, barulah cabut charger baterai laptop Anda.
· Biarkan saja laptop menyala sampai mati sendiri karena baterainya benar-benar habis. Sangat disarankan untuk tidak mengoperasikan laptop Anda selama proses ini. Biarkan saja sampai laptop mati sendiri.
· Setelah mati, pasang kembali charger laptop Anda, lalu nyalakan kembali laptop Anda dengan normal. Hasilnya…semua kembali normal! Notifikasi “consider replacing your battery” dan tanda silang merah di icon baterai tidak muncul lagi.
Teknik di atas pada dasarnya adalah suatu cara untuk mengkalibrasi kapasitas baterai laptop Anda. Dengan menjalankan laptop mulai dari kondisi awal baterai penuh (kapasitas 100%) sampai benar-benar habis (kapasitas 0%), maka Windows 7 jadi “tahu” kapasitas sebenarnya (real capacity) dari baterai laptop, dan secara otomatis men-setting ulang parameter-parameter yang berkaitan dengan baterai laptop tersebut. Jadi, Anda sekarang tidak perlu bingung lagi apabila mendapat notifikasi “consider replacing your battery” di laptop Anda.
Berdasarkan penjelasan engineer Windows 7 dalam salah satu rilis resmi di websiteMicrosoft, dijelaskan bahwa sebenarnya notifikasi ini awalnya diniatkan untuk menjadi salah satu fitur andalan di Windows 7 (hal ini tidak ada di Windows XPataupun Windows Vista), yang tujuannya adalah untuk memberi tahu pengguna bahwa baterai laptopnya sudah aus dan karenanya sudah waktunya diganti.
Namun pada kenyataannya, banyak pengguna Windows 7 yang merasa terganggu dengan munculnya notifikasi ini. Sebagian ada yang memperdebatkan bahwa batas (threshold) 40% dinilai terlalu besar mengingat pada kapasitas 30%-an dari kapasitas ideal pun baterai laptop umumnya masih sanggup bertahan sekitar 1 jam, dan ini dirasa masih cukup memadai bagi pengguna laptop. Selain itu harga baterai laptop yang lumayan mahal membuat banyak pengguna enggan mengganti baterai laptopnya kecuali kalau sudah benar-benar rusak.
Namun tak sedikit pula yang menganggap “fitur” ini sebagai bug, mengingat banyaknya kasus dimana Windows 7 terbukti salah dalam mendeteksi kapasitas sebenarnya dari baterai laptop.

*/ http://teknologi.kompasiana.com/gadget/2013/01/25/cara-menangani-consider-replacing-your-battery-pada-windows-7-527846.html

Kamis 25 2013

Mau Makan Enak? Boleh-boleh Saja Asal Sesuai Jenis Olahraganya

Jakarta, Menurut penelitian terbaru, peringatan untuk tidak makan enak kurang bermanfaat untuk mencegah makan berlebihan. Mengingatkan berapa lama harus melakukan aktivitas fisik untuk membakar kalorinya, malah dinilai lebih efektif.

Penelitian yang dilakukan para ahli dari Texas Christian University tersebut menunjukkan bahwa orang-orang yang diingatkan berapa jam harus olahraga untuk membakar sejumlah kalori cenderung lebih terhindar dari makan berlebihan. Pilihan makan jadi lebih sehat, begitu pula porsinya lebih sedikit.

Perbandingan jumlah kalori dengan lamanya waktu melakukan aktivitas fisik untuk membakarnya akan lebih efektif lagi kalau ditempelkan pada menu makanan. Jadi yang tertulis bukan lagi jumlah kalori, tetapi lamanya waktu untuk membakar habis kandungan kalorinya.

"Jalan cepat adalah sebuah aktivitas fisik yang hampir semua orang bisa menghubungkannya, maka kami tampilkanlah pada menu informasi berapa lama harus berjalan kaki jika ingin membakar kalori pada makanan tertentu," kata salah seorang peneliti, Ashlei James seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (25/4/2013).

Untuk membuktikannya, para peneliti merekrut 300 partisipan laki-laki dan perempuan berusia 18-30 tahun. Ada 3 set menu yang disajikan, yang pertama tanpa lebel, kedua dilabeli informasi jumlah kalori, dan terakhir dilabeli jenis dan lamanya aktivitas fisik untuk membakar kalorinya.

Hasilnya, partisipan yang membaca label informasi tentang jenis dan lamanya olahraga cenderung lebih mampu mengontrol nafsu makannya. Porsi makan lebih sedikit, pilihan menu juga teramati lebih sehat dibandingkan saat diberi makanan dengan label informasi jumlah kalori saja.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang terkenal banyak mengandung kalori, beserta label yang menunjukkan jenis dan lamanya aktivitas fisik yang harus dilakukan untuk membakarnya.

McDonald's Big Mac: 490 kalori = 75 menit menjalankan pesin pemotong rumput
Pret A Manger chocolate croissant: 420 kalori = 2 jam jalan-jalan bersama hewan peliharaan
Mars Bar: 260 kalori = 2,5 jam menyiram tanaman di kebun
Es krim magnum classic: 240 kalori = 1 jam jalan kaki dengan kecepatan sedang

Starbucks classic blueberry muffin: 475 kalori = 2 jam melakukan pekerjaan rumah tangga.

*/http://health.detik.com/read/2013/04/25/072955/2229837/763/mau-makan-enak-boleh-boleh-saja-asal-sesuai-jenis-olahraganya?l992202755

Selasa 16 2013

Firefox OS Sambangi Lima Negara Juni 2013

Mozilla berencana meluncurkan sistem operasi Firefox secara resmi di lima negara pada Juni 2013.

CEO Mozilla, Gary Kovacs mengatakan sistem operasi yang didesain untuk perangkat low-end itu siap menyambangi Venezuela, Polandia, Brasil, Portugal, dan Spanyol. Firefox juga akan diluncurkan di 11 negara lagi pada akhir tahun, kata Kovacs seperti dikutip SlashGear, Senin (15/4). 

Kovacs, yang pada awal bulan ini mengumumkan bakal meninggalkan jabatanya sebagai CEO, juga mengatakan baru akan memboyong perangkat Firefox OS ke Amerika Serikat pada 2014. Ia mengaku belum berani menargetkan pasar AS karena Mozilla masih bermain di perangkat low-end. Jika ingin berhasil dengan Firefox OS, lanjutnya, ia saat ini harus menyasar pasar berkembang.

“Jadi dalam jangka pendek, kami akan meluncurkan di pasar berkembang dimana kedudukan Firefox tergolong kuat," kata Kovach seperti dikutip SlashGear. "Belum masuk akal bagi kami untuk meluncurkan perangkat versi satu di seluruh dunia."

Mozilla mengumumkan kerja sama dengan pembuat perangkat untuk Firefox OS awal tahun ini di Mobile World Congress Spanyol. Perusahaan seperti LG dan ZTE memastikan diri terlibat dalam pembuatan perangkat untuk OS tersebut.

Senin 15 2013

Tanda Kecanduan Smartphone


Harus buru-buru merespon Jika ada SMS atau email masuk, pecandu smartphone harus meresponnya dengan cepat. Sebab jika tidak, mereka akan merasa cemas dan tidak berkonsentrasi.
Phantom Cellphone Syndrome Phantom Cellphone Syndrome adalah sindrom yang sering dirasakan oleh pecandu smartphone. Mereka sering merasakan getaran ketika smartphone ditaruh di saku, padahal tidak ada panggilan atau SMS yang masuk.
Takut ketinggalan Apakah Anda berpikir takut ketinggalan berita terbaru di jejaring sosial media jika tidak mengaksesnya selama beberapa saat saja? Jika iya, bisa jadi Anda juga termasuk orang yang kecanduan smartphone.
Cuek Saatnya makan malam bersama keluarga, namun pecandu smartphone bukan bersosialisasi dengan yang lain dan malah sibuk dengan gadget miliknya. Sikap cuek seperti ini juga termasuk tanda kecanduan smartphone.
Cemas Ketika lupa membawa smartphone, apakah Anda merasa cemas dan tidak bisa berkonsentrasi dengan yang lain? Kalau iya, Anda termasuk pecandu smartphone. Sebab tipe orang yang kecanduan smartphone harus selalu membawa gadget miliknya ke mana-mana.
Performa buruk Tanda terakhir dari kecanduan smartphone adalah penurunan performa, baik itu di sekolah atau tempat kerja. Hal ini terjadi karena pecandu hanya sibuk dan fokus pada smartphone miliknya, bukan tugas atau kewajiban yang harus dilakukan.
Itulah beberapa tanda kecanduan smartphone. Apakah Anda juga mengalaminya?

Sabtu 24 2012

Jurnal Simposium Nasional Akuntansi XIII (SNA 13) PURWOKERTO

Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal
1. AKPM_01 Corporate Social Responsibility (CSR) dan Kinerja Perusahaan
2. AKPM_05 Pengaruh Sistem Hukum terhadap Managemen Laba dengan Kepemilikan Institusional sebagai Variabel Pemoderasi :Studi Perbandingan Inggris dan Perancis
3. AKPM_06 Return Saham, Value at Risk, dan Aktivitas Trading pada Kelompok Harga Terendah (Low Tick Size) di Bursa Efek Indonesia
4. AKPM_11 Pengaruh Ownership Retention, Investasi dari Proceeds, dan Reputasi Auditor terhadap Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Manajerial dan Institusional sebagai Variabel Pemoderasi
5. AKPM_12 Pengaruh Corporate Governance pada Hubungan Corporate Social Responsibility dan Nilai Perusahaan
6. AKPM_13 Kinerja Akuntansi dan Kinerja Pasar sebagai Anteseden dan Konsekuensi atas Pergantian Chief Executive Officer (CEO) : Kasus dari Indonesia
7. AKPM_16 Praktik Manajemen Laba Terkait Peringkat Emisi Obligasi
8. AKPM_17 Pengujian Peran Perlindungan Investor dan Kultur terhadap Perilaku Managemen Laba pada Perusahaan Keluarga : Studi Internasional
9. AKPM_19 Pengaruh Status Internasional, Diversifikasi Operasi, dan Legal Origin terhadap Manajemen Laba (Studi
10. AKPM_21 Eksplorasi Kinerja Pasar Perusahaan : Kajian Berdasarkan Modal Intelektual (Studi Empiris pada Perusahaan Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
11. AKPM_22 Pengaruh Order Effect dan Pola Pengungkapan dalam Pengambilan Keputusan Investasi
12. AKPM_23 Kepemilikan Manajemen, Kepemilikan Institusi, Leverage dan Corporate Social Responsibility
13. AKPM_24 Reksa Dana di Indonesia :Analisis Kebijakan Alokasi Aset, Pemilihan Saham, dan Tingkat Risiko
14. AKPM_26 Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan, dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan
15. AKPM_27 Pengaruh Corporate Governance dan Konsentrasi Kepemilikan terhadap Daya Informasi Akuntansi
16. AKPM_29 Hubungan antara Growth Opportunity dengan Debt Maturity dan Kebijakan Leverage serta Fungsi Covenant dalam Mengontrol Konflik Keagenan antara Shareholders dengan Debtholders”
17. AKPM_38 Karakteristik Pribadi Komite Audit dan Praktik Manajemen Laba
18. AKPM_41 Pengaruh Konservatisme terhadap Asimetri Informasi dengan Menggunakan Beberapa Model Pengukuran Konservatisme
19. AKPM_50 Implikasi Intellectual Capital terhadap Financial Performance, Growth dan Market Value : Studi Empiris dengan Pendekatan Simplistic Specification
20. AKPM_51 Pengaruh Profitabilitas, Risiko Keuangan, Nilai Perusahaan, dan Struktur Kepemilikan terhadap Praktek Perataan Laba :Studi Empiris Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI
21. AKPM_52 Analisis Pendekatan Nilai Wajar dan Nilai Historis dalam Penilaian Aset Biologis pada Perusahaan Agrikultur :Tinjauan Kritis Rencana Adopsi IAS 41
22. AKPM_57 Menguji Kualitas Standar Akuntansi Hasil Adopsi IFRS :Studi Empiris pada PSAK No. 55 (Revisi 2006)
23. AKPM_60 Efek Entrenchment dan Alignment pada Manajemen Laba
24. AKPM_62 Pengaruh Kualitas Pelaporan Keuangan terhadap Informasi Asimetri
25. AKPM_64 Equity Risk Premium Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
26. AKPM_65 Hubungan antara Kesalahan Prediksi Laba Manajemen dan Akrual dengan Ketidakpastian Lingkungan sebagai Variabel Moderating
27. AKPM_67 Kepemilikan Manajerial, Konservatisma Akuntansi, dan Cost of Debt
28. AKPM_72 Perbedaan Perilaku Earnings Management Berdasarkan pada Perbedaan Life Cycle dan Ukuran Perusahaan
29. AKPM_74 The Real and Accruals Earnings Management :Satu Perspektif dari Teori Prospek
30. AKPM_78 Pemeringkatan Obligasi Perdana sebagai Pemicu Manajemen Laba : Bukti Empiris dari Pasar Modal Indonesia
31. AKPM_83 Intellectual Capital dan Abnormal Return Saham (Studi Peristiwa Pada Perusahaan Publik Di Indonesia)
32. AKPM_86 Masalah Keagenan Kas Bebas, Manajemen Laba, dan Relevansi Nilai Informasi Akuntansi
33. AKPM_87 Apakah Kinerja Jangka Panjang Penawaran Umum Perdana di Indonesia underperformed? Bukti Baru
34. AKPM_91 Hubungan Karakteristik Dewan Komisaris dan Perusahaan Terhadap Pengungkapan Risk Management Committee (RMC) Pada Perusahaan Go Public Indonesia
Akuntansi Manajemen
1. AKMEN_02 Pengaruh Tekanan Ketaatan dan Tanggung Jawab Persepsian pada Penciptaan Budgetary Slack
2. AKMEN_04 Pengaruh Locus of Control terhadap Hubungan antara Justice dan Tingkat Eskalasi Komitmen dalam Penganggaran Modal
3. AKMEN_26 Kemanfaatan Capacity Cost Reports Dalam Peningkatan Kinerja Laba :Suatu Studi Eksperimen
4. AKMEN_31 Peran Kepemimpinan dalam Pencapaian Kinerja Organisasi Melalui Budaya, Strategi, dan Sistem Akuntansi Manajemen Organisasi
5. AKMEN_35 Pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Growth Terhadap Kebijakan Dividen dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Intervening
Akuntansi Sektor Publik
1. ASP_03 Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Outcomes Bidang Kesehatan: Studi Empiris di Kabupaten/Kota Propinsi Sumatera Barat
2. ASP_04 Nilai Relevan Informasi Laporan Keuangan Terkait Financial Distress Pemerintah Daerah
3. ASP_05 Apakah Incumbent Memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Untuk Mencalonkan Kembali Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada)
4. ASP_07 Pengaruh Faktor Keperilakuan Organisasi terhadap Kegunaan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah di Subosukawonosraten
5. ASP_10 Kepercayaan dan Implementasi Peraturan Perundang-Undangan Penyusunan dan Pengelolaan Keuangan Daerah di Kabupaten Batang
6. ASP_11 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hasil Audit di Lingkungan Pemerintah Daerah
7. ASP_15 Pengaruh Moral Reasoning dan Skeptisisme Profesional Auditor Pemerintah terhadap Kualitas Audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
8. ASP_17 Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia, Politik Penganggaran, Perencanaan dan Informasi Pendukung terhadap Sinkronisasi Dokumen APBD dengan Dokumen KUA-PPAS di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang
9. ASP_18 Pengaruh Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Keterandalan dan Ketepatwaktuan Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan Variabel Intervening Pengendalian Intern Akuntansi (Studi Empiris di PEMDA Subosukawonosraten)
10. ASP_19 Determinasi Hubungan Pengetahuan Dewan tentang Anggaran dengan Pengawasan Dewan pada Keuangan Daerah (APBD) (Studi Empiris pada DPRD Se-Karesidenan Kedu)
11. ASP_21 Kebutuhan Investor dan Kreditor Atas Informasi dalam Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah
12. ASP_22 Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Keterlambatan dalam Penyusunan APBD (Studi Kasus Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2008-2010)
13. ASP_24 Studi Eksploratif terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kabupaten/Kota yang Memperoleh Opini Wajar dengan Pengecualian Menggunakan Content Analysis
14. ASP_25 Analisis Pengaruh Lingkungan Strategi, Budaya, dan Perencanaan Strategi terhadap Kinerja Perusahaan Daerah (Studi Kasus Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Sulawesi Selatan)
15. ASP_31 Pengaruh Independensi, Gaya Kepemimpinan, Komitmen Organisasi, dan Pemahaman Good Governance terhadap Kinerja Auditor Pemerintah (Studi pada Auditor Pemerintah di BPKP Perwakilan Bengkulu)
16. ASP_37 Implementasi Sistem Pengukuran Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bengkulu
Akuntansi Syariah
1. AKSR_07 Kinerja Akuntansi dan Kinerja Pasar Modal pada Perusahaan-Perusahaan dalam Jakarta Islamic Index
2. AKSR_08 Pengaruh Penerbitan Obligasi Syariah (Sukuk) Perusahaan terhadap Reaksi Pasar (Survey terhadap perusahaan – perusahaan yang menerbitkan obligasi syariah dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2002-2009)
3. AKSR_10 Islam dan Tanggung Jawab Sosial : Studi Perbandingan Pengungkapan Berdasarkan Global Reporting Initiative dan Islamic Social Reporting Indeks
4. AKSR_11 Analisis Pengaruh Deviden Payout Ratio dan Capital Structure terhadap Beta Saham: Studi pada Saham Syariah dan Nonsyariah Perusahaan Nonkeuangan di Bursa Efek Indonesia
5. AKSR_23 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (Deposito Mudharabah 1 Bulan) Bank Muamalat Indonesia (BMI)
Jurnal Audit
1. AUD_02 Mengapa Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Melakukan Pergantian Kantor Akuntan Publik
2. AUD_08 Pengaruh Tenur Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Reputasi KAP terhadap Kualitas Audit : Kasus Rotasi Wajib Auditor di Indonesia
3. AUD_09 Faktor Nonkeuangan pada Opini Going Concern
4. AUD_10 Analisis Empiris Pergantian Kantor Akuntan Publik Setelah Ada Kewajiban Rotasi Audit
5. AUD_11 Pengaruh Independensi, Pengalaman, Due Professional Care dan Akuntabilitas terhadap Kualitas Audit (Studi pada Auditor di KAP “Big Four” di Indonesia)
6. AUD_14 Manajemen Laba Riil dan Berbasis Akrual: Dapatkah Auditor yang Berkualitas Mendeteksinya
7. AUD_15 Analisis Faktor yang Mempengaruhi Job Satisfaction Auditor dan Hubungannya dengan Performance dan Keinginan Berpindah Kerja Auditor (Perbandingan Pada KAP Besar, KAP Menengah, dan KAP Kecil)
8. AUD_17 Analisis Penggunaan Benford’s Law dalam Perencanaan Audit pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
9. AUD_23 Analisis Penerimaan Auditor atas Dysfunctional Audit Behavior : Sebuah Pendekatan Karakteristik Personal Auditor
10. AUD_28 Pengaruh Tekanan Waktu dan Tindakan Supervisi terhadap Penghentian Prematur atas Prosedur Audit
sumber : http://amrynr.net/jurnal-simposium-nasional-akuntansi-xiii-sna-13-purwokerto/